Senin, 15 November 2010

Khasiat Bawang Merah Untuk Kesehatan


Tanaman umbi-umbian yang sering kita jumpai salah satunya adalah bawang merah. Bawang merah selalu ada di dapur kita setiap hari. Orang Indonesia jika memasak tanpa memakai bawang merah tidak akan sedap rasanya. Tidak “mak- nyuus…” begitu kata Pak Bondan.

Di desa-desa masih banyak terdapat semangat kegotong royongan, tidak seperti di kota besar. Oleh karena itu masih dapat kita temui acara memasak bersama ketika ada saudara atau tetangga yang punya hajatan. Salah satu agendanya adalah mengiris berkilo-kilo bawang merah. Jika kita tidak terbiasa memasak, pastilah mata kita akan berair seperti orang menangis ketika mengiris bawang merah-bawang merah tersebut.

Oleh karena itu ada ahli terapis yang memakai bawang merah untuk pengobatan mata. Caranya adalah dengan merangsang mata untuk mengeluarkan air mata dengan menggunakan bawang merah. Ketika kita menangis banyak kotoran mata yang keluar. Akibatnya mata kita menjadi lebih sehat dan pandangan menjadi jernih.

Selain itu para ilmuwan mendapati bahwa bawang merah bisa membantu tubuh menyingkirkan kolesterol jahat penyebab serangan jantung dan stroke. Pada saat yang sama bawang merah dapat mempertahankan kolesterol yang baik di dalam tubuh, yang membantu mencegah serangan jantung.

Para ilmuwan asal Hong Kong melakukan percobaan dengan menghaluskan bawang merah dan memberikannya kepada hamster yang telah diberi diet tinggi kolesterol. Dalam delapan pekan mereka mendapati kadar kolesterol buruk/Low Density Lipoprotein (LDL) pada binatang tersebut turun rata-rata 20 persen.
Namun pada saat yang sama, tidak ditemukan adanya penurunan kolesterol baik/High Density Lipoprotein HDL.

Zhen Yu Chen yang memimpin penelitian di Universitas Hong Kong mengatakan, “Meskipun ada banyak penelitian tentang bawang, tapi masih sedikit diketahui bagaimana konsumsinya berinteraksi dengan gen manusia dan protein yang terlibat dalam metabolisme kolesterol di dalam tubuh. Dengan demikian penelitian kami membuktikan adanya interaksi antara bawang dengan enzim-enzim dalam mekanisme penurunan kolesterol.”

“Ini adalah penelitian yang pertama yang meneliti tentang interaksi bawang merah dengan fungsi biologis. Hasilnya mendukung klaim yang mengatakan bahwa mengkonsumsi rutin bawang merah dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner. Demikian tambah professor Zhen.

            Memang memakan bawang merah bisa membuat nafas berbau tidak sedap, akan tetapi setelah mengetahui manfaatnya yang besar, sekarang ini Anda tidak ragu lagi untuk mengkonsumsinya bukan??

Tidak ada komentar: