Seorang anak pembantu yang jenius berhasil masuk kuliah di ICE, sebuah universitas teknik yang sangat terkenal di India. Bukan saja universitas ini termasuk universitas favorit, lulusannya juga berpredikat sebagai lulusan terbaik di seantero negeri, tetapi juga sangat susah untuk kuliah di universitas ini. Banyak pelamar yang setiap tahun datang, tetapi hanya segelintir orang saja yang berhasil.
Tidak terkecuali si anak pembantu jenius ini, dia berhasil menyingkirkan ratusan pelamar sehingga dia bisa kuliah di universitas yang sangat didambakannya. Bagaimana si anak pembantu jenius ini-Ranchordas Syamaldas Chanchad namanya-bisa membiayai kuliah di ICE? Seperti yang kita tahu, sekolah favorit pastilah sekolah yang mahal. Ternyata dia dikuliahkan oleh majikannya. Yang lebih mengejutkan, ternyata nama aslinya bukanlah Ranchordas Syamaldas Chancad, tetapi Punsukh Wangdu.
Ya, dia memakai nama anak majikannya karena majikannya lah yang memintanya untuk kuliah atas nama anaknya itu. Majikannya beralasan bahwa dia ingin salah satu keturunannya ada yang bisa baca tulis, bahkan dia ingin bisa kuliah di universitas ternama seperti ICE itu. Jadilah Punsukh Wangdu kuliah di universitas kebanggaan orang India.
Anehnya Punsukh Wangdu tidak seperti orang lain. Dia hanya ingin kuliah bukan untuk mengejar gelar, akan tetapi dia ingin pandai. Hal ini yang jarang didapati di lingkungan kita. Siapa sih orangnya yang tidak ingin berpendidikan tinggi? Sebab pendidikan tinggi menjanjikan pekerjaan yang layak. Tidak akan ada perusahaan yang mau mempekerjakan lulusan SD meskipun orang itu sangat pandai, bukan?
Pada akhirnya Punsukh Wangdu berhasil menjadi ilmuwan ternama yang memiliki 400 lebih hak paten, walaupun dia tidak memiliki gelar apapun.
Film yang memberi inspirasi ini layak ditonton baik oleh pengajar maupun orang tua yang sangat ingin anaknya menjadi pandai. Film ini bisa mereformasi habis-habisan cara kita belajar dan mengajar. Kabarnya film ini bertahan sampai 5 bulan di bioskop-bioskop di Jakarta. Sebuah prestasi yang membanggakan bagi sebuah film yang sarat dengan pesan pendidikan.
SELAMAT MENONTON!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar